Teknisi Jakarta

Nokia LCD Lampu Mati N70

  • on Selasa, 17 Agustus 2010



  • Seorang Pemegang ponsel datang membawa sebuah ponsel Nokia tipe N70 yang rusak. Ketika ponsel tersebut diaktifkan, lampu LCD dan lampu keypad tidak menyala.
    “ Ini pasti kerusakan pada rangkaian driver lampunya”, katanya
    “tapi berhubung saya tidak bisa memahami skema rangkaiannya, tolong dibantu.” imbuhnya lagi. Singkat cerita ponsel tersebut pun akhirnya diperbaiki di service center. Memang service center sering kali menerima ponsel – ponsel yang rusak dari para pemilik ponsel sewaktu mereka tidak mampu memperbaikinya. Pada artikel kali ini kita akan membahas perbaikan rangkaian lampu pada Nokia N70 yang dibawa si pemilik ponsel tadi.


    Lampu yang digunakan di ponsel merupakan sebuah LED (Light Emitting Diode). Umumnya terdapat dua kelompok lampu yang terdapat pada sebuah ponsel. Pertama, kelompok lampu LCD yaitu lampu atau LED yang dipasang pada layar LCD, yang berguna untuk memberikan cahaya pada layar LCD, kedua, kelompok lampu keypad, yaitu lampu yang dipasang pada keypad guna memberikan cahaya pada tombol tombol keypad. 

    Untuk bisa menyalakan lampu LED yang ada pada ponsel ini dibutuhkan level tegangan listrik tertentu. Berhubung karena dirangkai secara seri, kelompok lampu yang ada pada LCD dan juga pada rangkaian keypad memerlukan tegangan yang cukup besar yaitu kurang lebih 14 Volt DC. Tegangan ini relatif tinggi, mengingat tegangan yang masuk ke HP adalah tegangan batere yang hanya sebesar 3,6 Volt. Oleh karena itu jelas dibutuhkan sebuah rangkaian yang berfungsi untuk menaikkan tegangan dari 3,6 Volt menjadi tegangan 14 Volt. Rangkaian inilah yang disebut dengan rangkaian VBoost.

    Rangkaian dasar sebuah rangkaian Vboost adalah sebuah dioda,kumparan dan kapasitor yang dihubungkan secara seri, serta sebuah saklar. Dengan memanfaatkan sifat dari kumparan dan kapasitor yang dapat menyimpan enrgi listrik, maka level tegangan DC yang rendah dapt dinaikkan. Untuk lebih jelasnya,lihat gambar di bawah ini

    Ketika tegangan sumber dihubungkan, arus listrik akan mengalir melalui kumparan L1, dioda D1, lalu mengisi kapasitor C1. Secara perlahan tegangan di kapasitor akan naik. Setelah kapasitor terisi, tegangan pada kapasitor hamper sama dengan tegangan im[ut. Saat ini sudah tidak ada lagi arus pengisian kapasitor. Proses penaikan tegangan dilakukan dengn menutup serta membuka saklar secara berulang ulang.
    Saat dihubungkan dengan sumber tegangan.

    Saat saklar ditutup.
    Arus listrik mengalir melalui kumparan lalu ke saklar dan akhirnya menuju ground. Karena arus yang mengalir melewati kumparan ini cukup besar, energi listrik yang tersimpan pun reltif besar. Fase ini disebut sebagai fase pengisian energi listrik. Dioda berfungsi untuk menghindari terbuangnya muatan pada kapasitor ke ground. Lihat Gambar di bawah

    Saat saklar dibuka
    Karena sebelumnya L1 sudah menyimpan energi listrik, pada saat saklar dibuka, energi listrik yang tersimpan tersebut disalurkan ke kapasitor melalui dioda. Bersamaan dengan itu, level tegangan pada kapasitor ini bertambah. Fasa ini disebut dengan fase pembuangan energi listrik. Lihat gambar di bawah

    Bila proses saklar dibuka dan ditutup secara berulang-ulang, mk tegangan pada kapasitor terus bertambah, sehingga didapat tegangn DC yang lebih besar dari tegangan input.

    Sungguh merepotkan bila proses buka tutup saklar dilakukan secara manual. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah saklar elektronik sehingga memungkinkan proses berlangsung terus menerus secara otomatis tanpa campur tangan manusia. Lihat gambar dibawah
    Fungsi dari osilator ini adalah menghasilkan gelombang berbentuk segi empat. Gelombang ini dikirim ke kaki basis dari transistor. Kita bisa menganalogikan transistor pada rangkaian ini seperti saklar pada rangkaian-rangkaian sebelumnya. Pada saat puncak gelombang yang sampai di basis, transistor akan on,keadaannya persis ketika saklar ditutup. Sedangkan ketika lembah gelombang yang sampi, transistor off, saklar pun dibuka. Bila osiltor menghasilkan gelombang segi empat secara terus menerus, maka transistor akan on off secara kontinu mengikuti gelombang yang sampai di basis.
    Bila hal ini berlanjut tanpa ada pengaturan, maka tegangan yang dibangkitkan akan melebihi batas tegangan yang dibutuhkan. Untuk itu dibutuhkan suatu teknik pengaturan yang bertujuan membatasi laju kenaikan Vboost ini. Lihat gambar

    Tegangan Vboost di feedback, lalu level tegangannya dibandingkan dengan sebuah tegang referensi yang telah ditentukan terlebih dahulu(Teangan referensi ini akan menentukan berpa besar Vboost yang hendak dihasilkan.
    Bila komparator(pembanding) mendeteksi bahwa Vref lebih besar dari V feedback,berarti tegangn Vboost msih lebih rendah dari yang diinginkan. Pada saat ini komparator akan memerintahkan agar saklar otomat menutup hingga proses penaikan tegangan terus berlangsung.
    Akan tetapi, bila komparator mendeteksi Vref lebih kecil, berarti Vboost telah melebihi dari batas tegangan yang diinginkan, komparator memerintahkan agar saklaer otomat membuka, dan proses penaikan tegangan terhenti. Dengan cara ini bisa dihasilkan Vboost yang tertentu besarnya.


    Dalam penerapannya di sebuah ponsel, rangkaian penaik tegangan sudah diintegrasikan dalam sebuah IC . Pada contoh kali ini, di ponsel N70 IC tipe TK65600 yang digunakan.
    Kaki IC TK65600B bisa dilihat pada gambar di bawah


    Ada beberapa pin pada IC TK65600
    1. Pin A1 adalah kaki AGND.
    2. Pin A2 adalah kaki Enable, gunanya untuk mengaktifkan kerjanya IC. Bila diberikan tegangan lebih dari 1,2 Volt, IC bekerja.
    3. Pin A3 adalah kaki NC(No Connection)
    4. Pin B1 adalah kaki VDD. Merupakan kaki tegangan kerja untuk IC ini.
    5. Pin B3 adalah kaki feedback.
    6. Pin C1 adalah kaki Vout. Adalah kaki output dari IC
    7. Pin C2 adalah kaki IND. Kaki yang terhubung ke kumparan.
    8. Pin C3 adalah kaki PGND. Adalah kaki Power Ground.


    Dengan digunakannya IC ini sebagai rangkaian penaik tegangan, banyak keuntungan yang diperoleh. Diantaranya, noise dapat dikurangi sehingga akan menaikan kehandalan rangkaian, ukuran yang kecil dan juga efisiensi yang sangat tinggi menjadi pertimbangan utama mengapa IC ini dipakai.

    Karena sesungguhnya merupakan rangkaian Vboost, kerja IC ini sama dengan yang sudah dijelaskan di atas. Hanya saja pada rangkaian Vboost yang menggunakan IC TK65600B, tidak lagi terdapat dioda penyearah. Sebagai pengganti, dilakukanlah sebuah teknik pengaturan yang dapat memastikan bahwa saat kumparan diisi energi, kapasitor boost sengaja dibuat dalam kondisi ambang. Maka tidak ada arus bocor yang dapat terbuang dari kapasitor vboost menuju ke IC, ketika fasa pengisian energi.

    Untuk lebih jelasnya lagi, kita coba bahas rangkaian Vboost pada ponsel Nokia N70 yang dibawa si pembawa ponsel tadi. Lihat rangkaian dibawah, kumparan L2304 merupakan kumparan penyimpan energi listrik,. Tegangan input Vbat (positif batere) terhubung ke pin B1 sebagai tegangan kerja rangkaian dalam IC, juga terhubung ke pin C2 setelah melewati kumparan L2304. Pada saat pin A2 diberikan tegangan sebesar 1,8 volt, maka rangkaian Vboost ini bekerja. Tegangan output sebesar kurang lebih 14 volt dihasilkan pada pin C1 atau di C2315. tegangan ini lalu dikirim ke rangkaian lampu display maupun keypad.

    Lihat gambar di bawah




    Pada kasus yang dibawa oleh sang pembawa ponsel ini, langkah perbaikan kita pertama-tama adalah mengukur tegangan yang ada pada c2315, apakah ada tegangan sebesar 13,8 Volt.


    Setelah diukur, ternyata pada C2315 tidak ditemukan tegangan sebesar 13,8 Volt. Bisa disimpulkan kerusakan benar terjadi pada rangkaian penaik tegangan.

    Tapi apakah kita bisa langsung memutuskan kerusakan pada IC N2301? Tentu tidak, kita harus mengukur tegangan input yaitu dari batere apakah masuk atau tidak.

    Tegangan batere dipastikan masuk karena terdapat tegangan di C2315. Langkah berikutnya adalah mengecek komponen komponen pendukung dari si IC, seperti L2304, C2314, dan C2315.




    Sewaktu diukur pada L2304 dengan menggunakan ohm meter, terdeteksilah kerusakan si ponsel. Rangkaian penaik tegangan untuk rangkaian lampu tidak bekerja disebabkan karena kumparan L2304 pada rangkaian ini putus. Setelah diganti, lampu kembali menyala.

    Nah sekian cara Memperbaiki Lampu yang mati pada ponsel Nokia N70
    semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian


    0 komentar:

    Poskan Komentar